Jumat yang nikmat

Jumat yang nikmat. Sepotong roti di sore hari, berisikan gadis manis tanpa busana. Secangkir kopi hitam dari tai musang tanpa gula, menusuk penciuman. Senandung senja yang telah siap membakar kota, telanjang di balik kaca jendela. Mari kita pergi dan duduk di tepi langit. Menyepi bersama potongan-potongan awan. Sebelum senja meninggal dunia. Sore ini.

::sonofmountmalang::

Any comments, please....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s