mimpi copywriter (6) orang gila, kutang dan g-string!

 

 

Gedebuk!

Suara benda berat jatuh dari langit saat saya sedang membeli sabun mandi di warung.

Seorang wanita jatuh dari langit. Tepat menimpa kanopi bagian depan warung. Kanopinya langsung ambruk di atas tumpukan karung beras. Berasnya bercecerah di tanah.

“Apaan tuh!?” saya bertaya ke tukang warung.

“Itu orang gila. Biasa dia suka jatoh dari atas.”

Penjaga warung menunjuk ke atas. Terlihat pohon jambu yang sangat tinggi sedang berbuah. Buahnya bukan jambu, tapi semangka. Orang gila itu jatuh dari pohon bukan dari langit. Dia mencoba mengambil buah semangka berpohonkan jambu.

Saat jatuh, orang gila itu tidak nampak kesakitan, melainkan cekakak-cekikik.  Dia melihat saya dengan tatapan tajam. Grogi juga dilihatin orang gila. Cabut ah. Mau mandi. Sabun sudah dapat.

Di kamar mandi. Kamar mandi umum tepatnya. Saya membuka baju. Membuka celana. Membuka kutang. Apaa!? Saya pake kutang? Ajaib! Saya kan pria. Kenapa pake kutang?! Kenapa di ember ada g-string warna hitam juga?!! Jangan-jangan saya sudah berubah menjadi wanita. Aaaaaarrgghhh!! Ampuuunn!

Belum juga keheranan terjawab, tiba-tiba orang gila datang. Dia langsung masuk kamar mandi. Merebut g-string di ember dan kutang warna hitam. Melihat orang gila masuk ke kamar mandi tanpa izin, saya pun langsung mengenakan handuk. Tangan refleks menarik kutang warna hitam.

“Eh, setan lu ye!! Ini kutang gue! Mau loe apain kutang gue! Sial loe! Sana pergi!”

Bentak saya kesal. Kami berdua tarik-tarikkan kutang.

Saya mengambil gayung. Memukul kuat-kuat kepala orang gila. Bukannya lari, orang gila itu malah jingkrak-jingkrak sambil terus menari-narik kutang saya. Tidak kuat menahan amarah, saya pun langsung menghajar orang gila ini dengan menendang bokongnya, memukul kepalanya, membantingnya ke tanah. Sial! Orang gila ini sangat kuat sekali. Dia mampu berdiri dengan tegap. Tertawa kencang sambil tetap memegang kutang saya dengan kedua tangannya. Sementara saya memegang kutang dengan tangan kiri. Karena tangan kanan sibuk menghajar orang gila ini. Namun, semua usaha saya sia-sia, orang gila ini terlalu kuat. Saya menyerah. Lebih baik memakai celana jeans dan berlari meninggalkan orang gila yang sedang sibuk dengan kutang saya.

Dalam pelarian, lari saya tidak bisa kencang. Sekencang-kencangnya lari saya, rasanya masih kencangan semut. Begitu pelan. Seperti jalan di tempat. Beruntung di sebuah jembatan, saya bertemu dengan teman-teman SD yang sudah besar dan punya anak. Salah satu dari mereka menunjukkan tempat mandi.

“Di ujung sana ada kamar mandi!” katanya.

Seingat saya kamar mandi itu milik pak lurah. Sekarang sudah jadi permandian umum. Tapi kenapa saat dia nunjuk ke arah kamar mandi, justru yang ia tunjuk kebun bunga. Kebun bunga yang aku lihat pun sudah berubah menjadi kebun the

Walahh!

Tadi kebun bunga. Sekarang kebun teh. Ah!! Saya sudah pusing. Teman saya bukannya membantu, dia malah memperkenalkan calon istrinya.

“Kenali nih. Ini calon istri gue. Loe kapan kawin nih? Kenalin donk sama pacar loe.”

Hadoohh! Ini malah ngajak ngobrol. Jelas-jelas saya sedang lari dikejar orang gila. Saya ngobrol sampai berjam-jam dengan teman saya ini. Tidak jelas apalagi yang diobrolkan.

Semakin lama suasana semakin ramai. Orang-orang mulai berdatangan.

“Bentar lagi bakalan ada dangdutan di sini. Joget yuk!” ajak teman saya. Dia mulai mengangkat dua jempolnya ke atas. Pantat mulai ditunggingkan. Dia siap bergoyang.

“Heh!? Dangdutan? Gue mau mandi. Ngapain juga ikut dangdutan. Udah ah. Cabut dulu ya.”

Saya kembali berlari menuju kebun teh. Di sana saya menemukan kamar mandi. Tepat di tengah perkebunan teh. Saya masuk ke dalamnya dan gebras-gebrus mandi daun teh.

Mandi daun teh?

Aneh!

Saya memutuskan untuk berhenti dan bangun dari ranjang. Kemudian menyeduh teh tawar hangat.

Huaaaah!

 

 


sonofmountmalang

 

Advertisements

Any comments, please....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s