Filosofi Memasak

Selain berkebun, masak juga bisa dijadikan salah satu alternatif untuk terapi kurus. Kalau diperhatikan, lihat saja chef-chef kelas dunia yang telah menghidangkan makanan mahalezat. Bentuk tubuhnya tetap singset, ramping dan lezat dipandang. Selezat masakannya. Mungkin lho ya. Hanya perkira-kiraan saya saja.

Itu bisa terjadi karena mereka sudah kenyang terlebih dahulu saat proses memasak. Jadi, saat masakan sudah matang, selera makannya hilang. Itulah yang menjadikan chef-chef dan tukang masak lainnya tetap berbadan bagus. Lain halnya dengan para pemakan. Badannya bisa membengkak dalam hitungan bulan karena makanan mahalezat itu. Hoehhehehe!

Anyway, saya masak bukan karena ingin tubuh terlihat atletis sih, tetapi lebih penghematan akhir bulan, sekaligus malas keluar rumah. Cimanggis itu jauh kemana-mana. Jadinya, satu-satunya cara untuk mengenyangkan perut adalah dengan masak suka-suka sendiri.

Beginilah hasilnya. Pepes ikan patin dan pepes jamur toge.

Bahan-bahannya pun sederhana. Garam, bawang merah, bawang putih, cabai, sereh, jeruk nipis, kunyit, daun pisang, lengkuas, jahe, jamur, toge plus ikan patin yang masih ABG.

Kenapa harus ikan patin ABG? Supaya tekstur daging yang didapat masih renyah, perawan, kinyis-kinyis dan manis-manis menggoda.

Mau coba? Silakan!

 

 

“sonofmountmalang”

 

Any comments, please....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s