Sedotlah Tutut Sampai Keluar!

Ada yang tidak tahu Tutut? Tutut itu sejenis keong, sejenis kerang, sejenis escargotnya Perancis ala Sunda. Warnanya hitam, biasa hidup di sawah, rawa, kolam ikan dan tempat-tempat berair lainnya, tetapi umumnya Tutut hidup di sawah. Tutut mudah ditemukan di tempat-tempat itu. Mengambilnya pun gampang. Tinggal dicomot saja. Pastikan mengambil yang sudah cukup umur ya.

Soal rasa, Tutut, jika dimasak dengan tepat, jauh lebih nikmat dari hewan merangkak mana pun! Banyak cara untuk memasak Tutut. Direbus begitu saja, tinggal dikasih garam dan sedikit bumbu penyedap lainnya, itu sudah cukup enak. Dipindang juga enak. Digoreng biasa pun enak. Dipepes, dibakar atau diapain saja, Tutut tetaplah Tutut, rasanya seenak Tutut. #gapenting!

Tekstur Tutut unik di lidah. Ada bunyi kresenyes saat digigit di bagian paling bawah. Itu pasti bayi-bayi Tutut atau telornya. Sensasi yang layak dinikmati sepertinya.

Dan, setelah berabad-abad saya tidak merasakan sensasi Tutut. Saya bisa merasakannya kembali, akhirnya, di Bumbu Desa KM 10, Jagorawi. Pindang Tutut. Akhirnya yah.

Itu baru soal rasa. Bagaimana dengan kandungan gizinya? Ini menurut pakar-pakar gizi yang saya temui di gogol dot com, Tutut mengandung protein yang cukup tinggi dengan kadar lemak dan kolesterol rendah. Jadi, paslahyah untuk dimakan sebanyak apa pun.

Buat kalian yang ingin merasakan kembali sensasi masa lalu dari semangkuk Tutut, silakan meluncur ke Bumbu Desa atau tempat lainnya di Jakarta yang menyediakan menu Tutut. Atau…pergi ke pedesaan, jalan-jalan di pematang sawah bareng gadis desa, memanen Tutut dan memasaknya berdua. Hmmm….jadi inget Nyi Iteung. Kemana yah tuh perempuan.

Ah, sudahlah! Selamat nyedot Tutut yah! Eh, jangan sampe salah sedot Tutut yah. Ini Tutut sawah, bukan Tutut anaknya Soeharto. Pisss….:)

“sonofmountmalang”

3 thoughts on “Sedotlah Tutut Sampai Keluar!

  1. What the heck this what I eat for diner last night I used safety pins to get the meat inside. I love it with coconut milk and chille. Thanks for sharing Nonoy Manga

    • In Indonesia, we call it Tutut. It’s Sundanese escargot. So freakin’ delícia! The part fun is to get the meat inside Tutut with toothpick or safety pin. Hmmm…delícia! Lets eat!:P

  2. Banyak terima kasih untuk mengembangkan usaha untuk membahas ini, saya merasa kuat tentang hal ini dan seperti mempelajari lebih banyak mengenai hal ini. Jika layak, karena Anda mendapatkan keahlian, maukah kau memperbarui halaman Web Anda memiliki banyak jauh lebih info? Hal ini sangat bermanfaat bagi saya.

Any comments, please....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s