Seven Days in Bali; Tirta Empul – Gunung Kawi

Tirta Empul

Ada yang masih penasaran dengan Seven Days in Bali? Yuk! Lanjut ceritanya. Perjalanan ini masih hari ketiga. Setelah dari Kintamani, saya meluncur menuju Tirta Empul. Katanya di sana sedang ada upacara keagamaan. Tadinya saya malas untuk kembali ke Tirta Empul, namun karena @dwiyuniartid ngebet mau ke sana, masuklah kami berdua ke dalamnya.

Apa yang bisa dilakukan di sini? Ada beberapa hal. Bisa mandi di kolamnya. Bisa diruwat juga dengan cara didoain oleh tokoh agama dengan segala sesajennya. Jika beruntung, bisa melihat belut dari sumur lumpurnya. Katanya, kalau melihat belut keluar dari sumurnya, itu salah satu pertanda si penglihat akan mendapatkan HOKI! Tidak semua orang bisa mendapatkan momen kemunculan belut tersebut. Saya mencoba menatap dalam-dalam sumur tersebut supaya mendapat kehokian, tetap saja itu belut tidak muncul. Payah nih belut.

Dari sumur inilah katanya suka muncul belut keberuntungan

Jangan lupa bel oleh-oleh. Nawarnya 50 persen dari harga yang ditawarkan ya!


Gunung Kawi

Setelah puas bermain air dan berdoa du Tirta Empul, perjalanan dilanjutkan menuju Gunung Kawi. Jaraknya tidak jauh dari Tirta Empul. Awalnya saya tidak tertarik, tapi karena searah dengan kepulangan saya ke Ubud, saya pun mampir. Bayarnya sama dengan tiket masuk Tirta Empul, yaitu Rp 15.000!

Oh ya. Satu tips jika pergi-pergi ke tempat-tempat sakral di Bali, pastikan Anda membawa kain. Jadi tidak perlu repot-repot menyewa atau menyumbang untuk mendapatkan pinjaman kain. Itung-itung penghematan kan.

Nah, di Gunung Kawi ini tidak begitu istimewa, juga tidak ramai. Di sini hanya ada goa-goa petapa jaman dahulu, pura dan pahatan pura di batu. Dibutuhkan dengkul ekstra kuat untuk menuruni ratusan anak tangga. Siap-siaplah olah raga. Apalagi ketika pulangnya, siap-siap dengkul lepas satu per satu. Siap-siaplah mandi berkeringat.

Saran saya, jika tidak terlalu penasaran sekali, Gunung Kawi bisa skip. Ganti saja ke Goa Gajah. Itu ada di bawah. Atau menjelajahi argowisata kopi di seputaran Kintamani.

Pulau Kelapa

Saya tidak kuat lagi melanjutkan perjalanan ke tempat lainnya karena Gunung Kawi terlalu menguras energi, maka saya pun kembali ke Ubud untuk mengisi perut.

Ada tempat makan enak dan murah berdasarkan rekomendasi @megalomankoe. Namanya Pulau Kepala. Letaknya di Ubud. Antonio Blanco lurus terus. Adanya sebelah kanan jalan. Ini makanan khas Indonesia. Murah meriah enak di lidah. Makan berdua cukup 70 ribuan saja. Kenyang bukan kepalang. Sekanjutnyan ngantuk!

Kini saatnya tidur-tidur enak di penginapan untuk melepas lelah. Sorean dikit kita jalan-jalan santai di Ubud yah. Mencari tempat ngopi yang enak dan makan malam super murah.

“sonofmountmalang”

 

4 thoughts on “Seven Days in Bali; Tirta Empul – Gunung Kawi

Any comments, please....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s