KOPIKAMU

KOPIKAMU. Jalan Taman Sari 66. Bandung

Gosipnya. Ini gosipnya lho. Gosipnya di Bandung banyak sekali tempat ngopi enak. Eh, tempatnya yang enak atau kopinya yang enak? Kalau bisa sih tempatnya enak, kopinya juga enak. Harusnya begitu ya. Biar kenikmatan suasana dan kopi selaras.

Nah, persinggahan ngopi kali ini terhenti ke rumah kuno di sudut jalan Taman Sari, Bandung. Posisinya persis di samping jalan raya lurusan dari tol Pasteur, sebelum belokan ke Dago.

Seperti apa sih tempatnya? Tempatnya memang ada di sudut jalan, cuma sepertinya terhalang pohonan plus plangnya pun tidak begitu besar. Awalnya saya mengira itu rumah tinggal saja. Setelah didekati lebih teliti, tahunya itu tempat ngopi. Namanya KOPIKAMU “Indonesian Premium Coffee.” Kenapa KOPIKAMU? Hmmm…! Mungkin ini kopi yang sangat kamu banget. Dari tulisan “Indonesian Premium Coffee” cukup membuat saya ingin mampir. Maka, mampirlah saya ke KOPIKAMU.

Impresi pertama, suasana di dalam cukup suram. Pajangan-pajangan mejeng di banyak sudut. Foto-foto pribadi pemiliknya ada di beberapa spot (narsis level berapa tuh yak). Lemari, patung, pajangan dan banyak lagi, membuat suasana di dalam terasa penuh sesak. Rasanya panas, gerah dan bisa dibilang tidak terlalu homy & cozy. Ditambah lagi musik keras dari speaker memutar lagunya Peterpan. Duh! Mentang-mentang Bandung ya. Mestinya lagu yang diputar sesuatu yang santai sejenis Bossanova Jawa atau light jazz dipadukan dengan semerbak wangi kopi dan ruangan sejuk dengan tata lampu eksotis. Nah, gimana tuh tata lampu eksotis. Cari sendiri deh.

Yang paling mengganggu sih pajangan-pajangan dan foto-foto itu. Pengunjung tidak akan pernah peduli pemiliknya siapa. Yang terpenting adalah sajiannya dan suasananya. Seperti apa? Enak atau tidak. Menarik atau tidak. Hmmm…! Awalnya saya berpikir menunya akan datang dalam bentuk buku jadul yang manis untuk dibuka-buka. Ternyata menunya hanya selembar saja. Juga saya membayangkan sederetan hidangan segala jenis kopi dari seluruh daerah di Indonesia. Semua di luar dugaan. Hanya ada beberapa pilihan kopi saja. Hihihih! Saya memesan KOPI LUWAK SUMBAWA. Ditubruk! Ditemani panganan ringan dan @dwiyuniartid, partner perjalanan hidup saya, memesan apa ya saya lupa. Hiyah!

Kopi Luwak Sumbawa seperti apa sih rasanya? Apa karena lidah saya yang norak atau apa ya. Kopinya tidak sesegar kopi-kopi yang biasa saya beli di tempat ngopi lainnya. Kopinya sedikit berbau apek. Seperti sudah terlalu lama dibuka dan terkena udara. Ah! Gagal menikmati secangkir kopi segar. Tapi saya tetap harus menghabiskannya. Karena harga secangkirnya lumayan mahal untuk ukuran saku saya. #kere!

Begitulah ceritanya. Sepertinya KOPIKAMU harus kembali mematangkan konsep KOPIKAMU menjadi sesuatu yang selaras dengan nama, tempat jadulnya, eksterior, interior, musik dan menunya. Ini saran lho ya. Eh, siapa juga yang baca saran saya yah. Hihihihi!

Kalau kalian masih penasaran, silakan saja mencoba KOPIKAMU. Konon, cabangnya sudah ada di beberapa tempat. Mungkin di tempat lain rasanya lebih baik, dan suasananya pun lebih cozy.

Ini foto-fotonya

Kursi kayu coklat ini rasanya kurang pas ya dengan bangunan jadul. Harusnya kursi ini warna putih atau broken white. Pasti akan lebih klop. Sokteyu!

Gerobak hijau dengan tekstur emas ini dijual, tapi tetap saja membuat ruangan semakin sesak dan tidak enak dilihat ditambah lagi patung prajurit besi dan lemari pajangan dengan foto pemiliknya di dalam. Hihihihih!

Pajangan-pajangan di dinding penuh sesak namun tidak enak dilihat. Patung-patung perempuan eropa jadul, ukiran kayu ala jepara dan tiang ala romawi kuno plus beberapa foto pemiliknya nangkring di dinding. Rasanya kurang sreg yak.

Kotak-kotak berisi kopi. Bisa dibeli juga lho.

Lagi-lagi ada patung perempuan di belakang manggul gentong  itu aneh sekali ya ada di samping ukiran kayu. Auh deh ah. Apa sih konsepnya KOPIKAMU ini.

Kopi Luwak Sumbawa. Hmmm…! Sayangnya kurang seger nih. Harganya 55 ribu saja.

Ini lupa namanya apa, tapi kata @dwiyuniartid sih lumayan rasanya.

Maaf ya belakangan saya suka iseng menulis sedikit detail tempat saya ngopi. Biar kalau pemiliknya baca, ada sedikit masukan. Kali lho ya isi kepala saya ada juga yang sama dengan kepala beberapa pengunjung. Kaleee.

Selamat mencoba KOPIKAMU

 

“sonofmountmalang”

4 thoughts on “KOPIKAMU

Any comments, please....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s