(Di(s)ka(n)dalin di Situ Cibeureum

Masih berani memasang plang "Wisata"

Masih berani memasang plang “Wisata”

Pernah denger nggak soal skandal 3gp SMA make love di sisi situ Situ Cibeureum? Entah benar atau hanya gosip. Melihat adegan di video-nya sih saya tidak tahu. Tidak pernah ke Situ Cibeureum juga. Nah, selagi ada di Garut, saya akhirnya penasaran mampir ke Situ Cibeureum. Letaknya sih ada di sekitar jalan menuju Kawah Kamojang. Sebelah kanan? Bagaimana situnya? Begini ceritanya.

Kalau bukan karena skandal itu, saya tidak akan pusing-pusing ke Situ Cibeureum. Kaya apa sih? Nah, saya jelasin ya, supaya kalian semua, berpikir sejuta kali untuk ke Situ Cibeureum. Untuk masuk ke dalamnya, kita harus membayar total sekitar 30 ribuan di post jaga. Sebelum masuk, saya nanya ke petugasnya. Apakah mobil sejenis Avanza bisa masuk. Jawabnya, ya iyalah bisa masuk. Namanya juga cari uang. Maka berlalulah saya menuju tengah hutan dengan kondisi jalanan HANCUR! Sudah hancur hanya muat satu mobil! Jadi, kalau kebetulan berpapasan dengan mobil lain, salah satu harus mengalah mundur mencari tempat lebih luas. Dijamin juga sih mobil baret-baret, karena ranting-ranting tajam menjulur ke jalanan. Saya nyaris menyerah melihat kondisi jalanan yang hancur dan menyeramkan. Ini cocoknya buat offroad dan sepedahan gunung. Itu sangat cocok. Buat wisata menggunakan mobil keluarga, JANGAN PERNAH!

Setelah tetap memutuskan untuk melanjutkan perjalanan, akhirnya saya berhenti di kebun sayur di tengah hutan. Jalanan sudah tidak bisa dilewati lagi. Kondisi jalanan sudah miring, pecah, berbatu dan takut longsor. Saya memutuskan berjalan kaki sekitar 200 meter menuju Situ Cibeureum. Saya pikir, tak apalah pengorbanan ini, pasti bisa terbalas dengan pemandangan Situ Cibeureum di tengah hutan belantara. Pastinya sangat keren sekali kan ya? Terbayangkan? Ada sebuah danau, telaga atau situ di tengah hutan belantara. Pastinya sangat bagus untuk dijadikan objek foto.

Tapi apa yang saya dapatkan sangat jauh dari bayangan saya. Situ Cibeureum di tengah hutan belantara itu lebih mirip kolam ikan saja. Penuh rumput liar dan lumut hijau. Tidak terawat. SANGAT TIDAK TERAWAT! Dan sangat tidak layak dijual sebagai tempat wisata. Ini sangat keterlaluan. Pastinya banyak orang tertipu datang ke Situ Cibeureum, dengan harapan mendapatkan pemandangan situ yang indah di tengah hutan. Duh! Saya menyesal sedalam-dalamnya, sudah membawa mobil baret-baret karena ranting tajam ditambah melewati medan gila.

Saya menulis ini supaya tidak banyak orang tertipu. Kecuali kalian mau kemping atau sesepedahan gunung, silakan. Kalau untuk wisata mendapatkan pemandangan bagus, jangan mimpi. Kecuali, naik motor sore-sore dan bawa gadis lucu, pacar lucu, nah silakan deh tuh merasakan nikmatnya bercinta di tepi Situ Cibeureum. Bebas di tengah hutan tanpa gangguan satpol PP.

Dan saya heran, kok tempat seperti ini dijual sebagai wisata ya. Apa sih yang ada di kepala orang-orang itu? Minimal kalau mau, ya bagusin jalannya, jadikan wisata hutan, berisihin situnya dan jadiin layak saja untuk dijadikan tempat wisata. Gemes! Kalau kata Bang Oma, TERLALU! So, layak datang ke Situ Cibeureum? Saran saya, JANGAN! Tidak perlu! Skip saja.

Hahahahah! Review kok marah-marah? Biarin! Masih kesel! Mobil baret-baret seluruh body-nya! Hahahah!

Sempit dan bingung kalau di depan ada mobil juga.

Sempit dan bingung kalau di depan ada mobil juga.

Jalanan tidak layak untuk kategori wisata.

Jalanan tidak layak untuk kategori wisata.

Situ Cibeureum. Begini bisa disebut tempat wisata?

Situ Cibeureum. Begini bisa disebut tempat wisata?

“sonofmountmalang”

10 thoughts on “(Di(s)ka(n)dalin di Situ Cibeureum

  1. Mantap gan, kayak seting film jailangkung aja daerahnya. Mungkin cocok jadi tempat wisata ghoib daripada manusia. Kalo mau jadi obyek wisata harus dirawat dan diwaxing dulu tuh pohon2 ama jalan biar mulus…

    • Parah sih. Emang basicnya Garut belum sadar wisata. Susah juga ya. Terlalu banyak yang dibiarkan apa adanya, kemudian dijual sebagai wisata:d. Bagusan danau sunter, danau ui, setu babakan, atau situ patenggang:p

Any comments, please....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s