terngapung-ngapung di pasar apung

Pasar Apung, Sentul Jawa Barat.

Pasar Apung, Sentul – Jawa Barat.

Bosan dengan mimpi copywriter, bosan dengan dongeng dan bosan dan bosan dengan ini itu! Okeh! Saya akan posting yang ringan-ringan saja ya. Bacanya tidak perlu mikir, tidak perlu membuka tesaurus. Tinggal buka saja.

Pasar Apung. Belakangan sedang naik daun, bagi para pencari kebaruan dalam konsep memamahbiak, nongkrong, wisata kuliner bersama keluarga, pasangan atau sendirian. #jomblo akut!

Kenapa pasar apung begitu hits? Ada apa? Dan dimana? Dan bagaimana?

Ini penjelesan singkatnya. Pasar Apung letaknya di Sentul, pinggir sungai besar belakang mall Bellanova. Posisi di pinggir sungainya menjadi daya tarik unik, bagi orang-orang Jakarta dan sekitarnya, yang jarang melihat sungai bersihan dikit. Selain tempatnya unik, variasi jajanannya pun, hasil kolaborasi EAT&EAT, bisa dibilang cukuplah meskipun tidak seheboh EAT&EAT Gading atau Gancit. Kebanyakan menunya ringan-ringan. Soto mie, nasi goreng, batagor, mie kepiting, ayam goreng dan menu-menu lainnya. Secara susunan menu di gerai-gerai Pasar Apung kurang greget dan kurang menarik. Itu sih menurut saya lho. Dan, yang sangat disayangkan, di Pasar Apung ini tidak ada sajian kopi enak dan beda dari konsep ngopi di Jakarta atau Bandung atau pun Italia. Heeee!

Kalau secara konsep, Pasar Apung ini sangat menarik. Saya suka idenya. Namun panasnya saja tidak tahan dan di alam terbuka. Jadi ya lalat-lalat genit sih masih iseng terbang-terbang di atas makananlah. Rajin-rajing mengusirnya. Sayang ya, pemilikinya tidak kepikiran untuk membuatnya menjadi ruang tertutup oleh kaca, kemudian diberi pendingin untuk membuat duduk lebih nyaman, memandang air sungai dan anak-anak iseng bermain di atas perahu.

Tapi mungkin ide terbuka dengan udara panas itu sengaja dibuat supaya pendatang tidak berlama-lama duduk di Pasar Apung. Jadi pengunjung bisa saling bergantian menikmati suasana Pasar Apung.

Atau, jika kalian ingin suasana beda, datangnya sekitar jam setengah enam sore. Berfoto-foto di jam segituan akan terlihat lebih bagus. Dan suasana juga tidak terlalu panas. Kecuali tahan sama gerah dan panas, datang siang juga tidak apa-apa.

Sama satu lagi, karena sekarang Pasar Apung peminatnya sudah banyak, bersiap-siaplah kesusahan mencari tempat parkir. Kekuarangan lainnya, Pasar Apung tidak menyediakan tempat parkir khusus yang luas untuk pengunjung. Para pengunjung dipersilakan dengan senang hati parkir di pinggir jalanan. Hahahahaha! Eh, tidak tahu sih sekarang, mungkin pemiliknya sudah membangun tempat parkir khusus. Mungkin lho ya. Saya belum berminat ke sana lagi soalnya.

Kalian berminat? Silakan ngebut ke Sentul dan selamat mencari tempat duduk. Jangan rebutan yaaaa:p

Beruntung segera mendung.

Beruntung segera mendung.

Sibuk melayani

Sibuk melayani

Wedang Ronde emang cocoknya dinikmati di Puncak, Bandung dan tempat-tempat dingin lainnya.

Wedang Ronde emang cocoknya dinikmati di Puncak, Bandung dan tempat-tempat dingin lainnya.

Mainan perahu malas panas.

Mainan perahu malas panas.

Sesajen buat penunggu sungai:p

Sesajen buat penunggu sungai:p

pasar apung01

Abang-abangannya sedang jomblo. Kasian dia. Lha?

Kalau kali ini airnya bening dan cuacanya dingin, hmmmmm. #banyak maunya!

Kalau kali ini airnya bening dan cuacanya dingin, hmmmmm. #banyak maunya!

“sonofmountmalang”

10 thoughts on “terngapung-ngapung di pasar apung

    • This is just a restaurant that provides a variety of cultural culinary. The floating market is just a concept to attract visitors. The real floating market can be found in South Kalimantan.

Any comments, please....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s