Foto Dongeng (7) ; Mencari udang di tengah hutan

Horeeeee! Dapet udaaaanggg!

Horeeeee! Dapet udaaaanggg!

Untuk yang penasaran seperti apa kegiatan NGORANG di Dongeng Tidur Tala ke-7 “NGORANG”, beberapa hari lalu saya sempatkan belusukan ke tengah hutan di Gunung Malang. Ternyata, perjalanan ke hutan tidak semudah seperti ketika saya masih muda. Perjalanan ke hutan kali ini butuh tenaga lebih, dan mengatur napas secara berkala. Sementara anak-anak di kaki Gunung Malang yang saya ajak belusukan ke hutan berjalan segar-segar saja. Umur memang tidak pernah bohong. Plus juga saya kebanyakan duduk di ruangan ber-AC, makan jungfood, jarang olah raga. Lain halnya dengan anak-anak di kaki Gunung Malang. Mereka sudah terbiasa jalan kaki jauh-jauh tanpa ngos-ngosan.

Tapi demi mendapatkan foto, saya rela belusukan di tengah hutan menyusuri sungai selama tiga jam tanpa terasa karena matahari hanya bisa menembus celah-celah daun. Tiga jam itu perjalanan menyusuri sungai cuma sekilo meteran saja. Jika dilanjutkan, sungai ini akan berakhir di puncak hutan, sungainya semakin gelap dan rimbun. Jalan-jalan menysuri sungia di tengah hutan itu tidak akan pernah terasa, tahu-tahu hari sudah sore. Kacau kan pulang dalam keadaan gelap. Bisa-bisa bertemu rombongan babi mencari makan. Serem kan. Soalnya babi di hutan Gunung Malang makin gila semenjak polisi melarang penduduk berburu babi. Polisi OON!

Salah satunya cerita seorang petani yang duel maut di ladangnya dengan babi hutan seberat SATU KINTAL. Jadi Dongeng Tidur Tala seru nih. Hihihihi.

Mari kita pantau fotonya……

persiapan

Langkah pertama, mencari cacing dan menusuknya menjadi untaian seperti ini.

Langkah pertama, mencari cacing dan menusuknya menjadi untaian seperti ini.

2. Karena pemuda setempat sibuk, saya mengajak relawan anak kecil dan satu pemuda yang sudah terbiasa belusukan ke hutan.

Karena pemuda setempat sibuk, saya mengajak relawan anak kecil dan satu pemuda yang sudah terbiasa belusukan ke hutan. Dia membawa jaring untuk menampung udang. Tugasnya adalah mencari udang tanpa umpan.

s

Satu pemuda di kaki Gunung Malang siap menemani saya mencari udang di tengah hutan. Tugasnya mencari udang dengan umpan berupa cacing.

udang gunung malang45

Jangan lupa bawa golok. Kali-kali bertemu babi, jadi siap berduel. Golok juga berfungsi untuk menebang pohon berduri yang melintang di tengah sungai.

memasuki hutan

s

Saatnya memasuki hutan. Saya berangkat jam delapan pagi. Saat udara masih sangat dingin dan embun yang jatuh ke kaki membuat kaki saya beku rasanya.

s

Beruntung langitnya cerah. Jadi sepertinya tidak akan hujan.

s

Matahari hanya bisa masuk melalui celah daun. Jangan lupa bawa jam. Jalan-jalan di hutan tidak akan pernah terasa.

kegiatan mencari udang

s

Hening dan diam sambil memantau air jernih di bebatuan. Hati-hati ya, duri rotan ada dimana-mana.

s

Cacing dicelupkan ke air di balik batu. Jaring disiapkan. Kalau udang keluar dari batu dan menggigit cacing, segeralah angkat ke dalam jaring.

s

Sementara anak satunya menunggu giliran ngubek-ngubek sungai dengan jaring satunya lagi.

s

Belusukan di sungai tengah hutan harus ekstra hati-hati. Batu licin dan jebakan duri bisa fatal akibatnya.

s

Wew! Hasil pertama bukan udang. Hihihihih!

s

Jika pencari udang dengan umpan cacing sudah selesai di satu spot, tugas selanjutnya diserahkan ke pengubek-ngubek sungai. Anak ini menggunakan jaring dan menggiring udang dengan kakinya menuju jaring.

s

Terus berusaha yak!

s

Bersabar menunggu udang nyangkut.

sungai di tengah hutan

s

Siapa yang suka mendengarkan suara air melewati bebatuan ditemani suara-suara hutan. Hmmm…! Mau?

s

Sungai berair jerni dan dingin ini memang jarang dijamah oleh orang serakah. Jadi semua dibiarkan alami. Termasuk tanaman dan pohon tumbang. Saya harus melangkahi banyak pohon tumbang dan berlumut.

s

Minum airnya juga seger. Brrr…! Berani mandi?

s

Jernih banget ya.

s

Batunya licin. Saya sempat kepeleset di bebatuan ini.

rintangan di sungai

s

Rintangannya banyak. Pohon berlumut melintang di sungai ini. Melangkahi atau merunduk untuk melewatinya.

s

Rotan besar pun tidak mau kalah. Untung durinya sudah lepas.

s

Duri dari daun rotan. Nyangkut di kulit langsung sobek. Hati-hati ya.

s

Ini juga jebakan bahaya dari pohon rotan. Jangan sampai kena kepala atau terinjak.

s

Daun paku-pakuan. Jangan ditebang ya.

hasilnyaaaaa!

s

YES! Satu udang mulai didapat.

s

Wooohhhh! Udangnya besarrr!

Hasilnya tidak begitu banyak. Harusnya dibutuhkan jumlah sekitar 4 orang untuk mendapatkan hasil banyak. Lagipula ini hanya sekedar mengabadikan foto dari Dongeng Tidur Tala. Kalau mau banyak, harus seharian penuh dan serius.

Hasilnya tidak begitu banyak. Harusnya dibutuhkan jumlah sekitar 4 orang untuk mendapatkan hasil banyak. Lagipula ini hanya sekedar mengabadikan foto dari Dongeng Tidur Tala. Kalau mau banyak, harus seharian penuh dan serius.

s

Udang ini mencapit jari saya. Rasanya kacrudddd! Sakit banget! Makanya saya jewer kumisnya dan saya foto.

udang gunung malang78

Karena acara mencari udang ini mendadak dan tidak disiapkan kelapa untuk ditumbuk bersama udang, maka cara paling cepat adalah dibeginikan saja. Rasanya tetep enaakkkk!

s

Nahhhhh! Dimakannya barengan nasi LIWET dan pepes ikan mas. Nyam! Nyam! Lapar-lapar sekembalinya dari hutan pun langsung melahap.

Siapa mauuuuu? Hihihih

“sonofmountmalang”

25 thoughts on “Foto Dongeng (7) ; Mencari udang di tengah hutan

  1. untung tadi dah makan sama ikan sepat, tapi tetep aja liat udang kali digoyeng jadi pengen makan lagi
    hmmm…. tapi yang lebih dipengenin tuh main air disungai *besuk ah main air di air jatuh* xixixixi

    • Itu menggunakan ujung sapu lidi yang diambil dari pohonnya. Cara lainnya bisa juga menggunakan benang nilon layangan atau benang untuk menjahit. Horor ya, tapi ya itu nasib jadi cacing. *kejam*

Any comments, please....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s