gunung malang; menyesatkan di perjalanan

jalan-jalan yuk ke sini dengan cara menyesatkan diri! siapa tahu nemu bidadari. ngok!

jalan-jalan yuk ke sini dengan cara menyesatkan diri! siapa tahu nemu bidadari. ngok!

Bagian paling seru ketika melakukan perjalanan kecil adalah membiarkan roda mobil menentukan tujuannya sendiri. Ketika saya melakukan hal itu menyusuri jalanan berkerikil-beraspal di tengah perkebunan teh di balik Gunung Malang, saya menemukan air terjun. Tidak ada namanya. Tidak ada turisnya. Air terjunnya berada di antara dua bukit. Di bawahnya terdapat sawah-sawah dan beberapa rumah penduduk yang masih terbuat dari bilik bambu.

Untuk mencapai ke air terjunnya pun harus melewati turunan di belantara ilalang. Kata penduduk setempat, tidak ada jalan menuju air terjun. Hanya ada bekas lalu lalang pencari rumput. Bekas itu yang saya gunakan untuk turun menuju air terjun. Butuh tenaga ekstra dan keringat untuk sampai di air terjunnya.

Inilah hadiah dari perjalanan tidak bertujuan, bukan sekedar air terjun, tetapi juga keberadaan saya di tengah perkebunan teh dan melewati hutan belantara sendirian. Mencium udara hutan dan wangi kebun teh. Hmmm..! Kalau sudah begini, saya jadi rindu Gunung Malang. Bagaimana dengan kalian? Perjalanan tanpa tujuan atau dengan tujuan? Silakan coba. Akan ada banyak kejutan! Selamat mencoba dan SELAMAT LILIBURAN SABTU-MINGGU!

jalanan tidak pernah lurus penuh kejutan dan tidak bisa ngebut kaya anaknya Ahmad Dhani, Si Dul.

jalanan tidak pernah lurus penuh kejutan dan tidak bisa ngebut kaya anaknya Ahmad Dhani, Si Dul.

pengen juga sih punya perkebunan teh seluas ini. ada lho yang dijual. mau beli? 500 hektar.

pengen juga sih punya perkebunan teh seluas ini. ada lho yang dijual. mau beli? 500 hektar.

turunan dan belokan saling melengkapi. remlah sekali-kali supaya tidak terbang ke jurang.

turunan dan belokan saling melengkapi. remlah sekali-kali supaya tidak terbang ke jurang.

sekali-kali nanjak dengan kecepatan 5 km/jam alias merangkak. maklum bukan mobil buat off road.

sekali-kali nanjak dengan kecepatan 5 km/jam alias merangkak. maklum bukan mobil buat off road.

berhenti. membuka jendela. menikmati udara sejuk dan pemandangan. pacaran di sini juga asik. halah!

berhenti. membuka jendela. menikmati udara sejuk dan pemandangan. pacaran di sini juga asik. halah!

kabut di atas perkebunan teh mulai turun. kalau sudah begini, hayuk kita menikmati jagung bakar atau hmm... berkenalan dengan anak kepala desa. halah!

kabut di atas perkebunan teh mulai turun. kalau sudah begini, hayuk kita menikmati jagung bakar atau hmm… berkenalan dengan anak kepala desa. halah!

jalanan tidak selamanya mulus. seperti juga hidup. nikmati saja.

jalanan tidak selamanya mulus. seperti juga hidup. nikmati saja.

perkebunan teh sejauh mata memandang. menyenangkan.

perkebunan teh sejauh mata memandang. menyenangkan.

jalan-jalan saya kali ini banyak berhentinya. gimana? kalian mau berhenti untuk menikmati ini?

jalan-jalan saya kali ini banyak berhentinya. gimana? kalian mau berhenti untuk menikmati ini?

air terjunnya ada di bawah sana. jauh juga ya. saatnya menguras keringat dan napas cekak.

air terjunnya ada di bawah sana. jauh juga ya. saatnya menguras keringat dan napas cekak.

Nah tuh air terjunnya mulai kelihatan. siapa mau ikut. yuk!

Nah tuh air terjunnya mulai kelihatan. siapa mau ikut. yuk!

harus melewati batu-batu di kali ini dulu. untung nggak begitu deraslah. kata penduduk setempat, musim kemarau lagi ngamuk.

harus melewati batu-batu di kali ini dulu. untung nggak begitu deraslah. kata penduduk setempat, musim kemarau lagi ngamuk.

semakin dekat!

semakin dekat!

air terjunnya mengalir di permukaan batu.

air terjunnya mengalir di permukaan batu.

duduk di atas batu ini dan meditasi sendirian kaya orang gila.

duduk di atas batu ini dan meditasi sendirian kaya orang gila.

ceruknya pun tidak terlalu dalam. karena airnya merambat, bukan jatuh seperti air terjun pada umumnya.

ceruknya pun tidak terlalu dalam. karena airnya merambat, bukan jatuh seperti air terjun pada umumnya.

“sonofmountmalang”

13 thoughts on “gunung malang; menyesatkan di perjalanan

Any comments, please....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s